Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Manchester United 2-1 Liverpool EPL 2012

Written By admin on Sabtu, 11 Februari 2012 | 10.00

Manchester United berhasil memetik poin penuh setelah berhasil menang 2-1 atas Liverpool. Dua gol United dipersembahkan oleh Wayne Rooney di menit awal babak kedua, sementara gol Liverpool dicetak oleh striker kontroversial, Luis Suarez.

Atmosfer laga makin memanas sebelum pertandingan dimulai. Pasalnya, Luis Suarez menolak untuk berjabat tangan dengan Patrice Evra sebelum dimulainya laga, padahalnya Evra sudah memberikan tangan kepada Suarez.

United tampil mendominasi lewat umpan pendek dan penguasaan bola, namun Liverpool yang mendapat peluang emas lebih dulu. Glen Johnson yang mendapat bola dari Suarez melepas tembakan, namun arah bolanya masih melebar dari gawang United.

United pun memberikan respon di menit 18. Rafael da Silva yang mendapat bola umpan Antonio Valencia, melakukan tusukan ke kotak penalti Liverpool, kemudian melepas tembakan melengkung. Sayang, bolanya mengarah ke pelukan Pepe Reina.

Paul Scholes nyaris membuat papan skor berubah di menit 31. Mendapat umpan cantik dari Ryan Giggs, Scholes melepas sundulan ke arah gawang United, namun refleks cepat Reina membuat bola gagal menembus gawang Liverpool.

Suarez sempat mendapat peluang emas di menit akhir. Berhasil melewati Evra, Suarez pun berlari sendiri menuju gawang United. Tetapi Ferdinand yang berlari di belakangnya dengan sigap merebut bola dari samping, dan membuat skor tidak berubah 0-0 hingga turun minum.

Para punggawa Iblis Merah seakan mengamuk di babak kedua. Baru dua menit babak kedua dimulai, Old Trafford langsung membahana. Pasalnya, Wayne Rooney berhasil melepas tembakan voli dan gagal ditepis Reina, membuat United unggul 1-0 dari Liverpool.

Dua menit kemudian, tepatnya di menit ke 49, Old Trafford kembali bergemuruh. Valencia berhasil mencuri bola dari kaki Jay Spearing dan mengirim umpan manis ke Rooney. Sambil berlari, Rooney melepas tembakan dan gagal ditepis Reina, dan membuat skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan United.

Liverpool akhirnya mampu mengejar ketertinggalan di menit 80. Berawal dari tendangan bebas yang diambil Charlie Adam, bola dihalau dengan tidak sempurna oleh Rio Ferdinand, dan jatuh ke kaki Suarez. Penyerang yang sepanjang laga mendapat sorakan dari suporter United langsung menembak bola tanpa bisa dijangkau David De Gea dan membuat skor di papan pertandingan berubah menjadi 2-1.

David De Gea menciptakan penyelamatan brilian di akhir babak kedua, tepatnya di menit 92. Bola keras hasil tendangan Johnson ditepis sempurna oleh kiper muda asal Spanyol tersebut dan membuat skor tetap bertahan 2-1 hingga akhir laga.
10.00 | 0 komentar

Thierry Henry Kembali Jadi Pahlawan Arsenal

Arsenal berhasil memetik tiga poin penuh usai dengan susah payah berhasil memetik kemenangan 1-2 atas Sunderland yang menjadi tuan rumah. Sunderland berhasil unggul lebih dahulu lewat James McClean, sedang dua gol Arsenal dicetak Aaron Ramsey dan sang legenda hidup Thierry Henry.

Sunderland langsung mendapat tekanan hebat dari Arsenal begitu laga dimulai. Menit kesembilan, Alexandre Song mengirim umpan ke Robin van Persie. Sunderland beruntung karena tendangan Van Persie masih mampu diselamatkan kiper Simon Mignolet.

Arsenal benar-benar mendominasi pertandingan lewat umpan-umpan pendek untuk menguasai bola. Menit ke 23 Theo Walcott mendapat peluang setelah mendapat umpan terobosan dari Van Persie, sayang tendangannya hanya melebar dari gawang Sunderland.

Arsenal kembali mendapat peluang di menit ke 45, setelah Robin van Persie dilanggar di depan kotak penalti. Mikel Arteta menjadi pemain yang mengeksekusi tendangan bebas, sayang, tendangannya masih tidak menemui sasaran, dan membuat babak pertama berakhir 0-0 untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua, Arsenal terus menekan lini belakang Sunderland. Tim tuan rumah bisa meladeni agresifitas menyerang tamunya dan mendapat peluang di menit 52 lewat John O’Shea. Sayang, tendangannya masih melambung jauh di atas mistar gawang Arsenal.

Alih-alih mencetak gol, The Gunners harus rela kebobolan di menit ke 70 melalui James McClean. Per Mertesacker yang sedang menguasai bola, tiba-tiba terjatuh dan mengerang kesakitan karena salah posisi kaki, kemudian bola disambar McClean yang menembak bola tanpa bisa dijangkau Wojciech Szczesny. Sunderland pun unggul 1-0 atas Arsenal.

Lima menit kemudian, tepatnya di menit ke 75, Aaron Ramsey membuat seisi Stadium of Light terdiam. Gelandang yang masuk menggantikan Mertesacker ini melepas tendangan voli cantik hasil umpan Arteta, bola sempat membentur tiang dalam dan kemudian masuk ke gawang Sunderland. Gol itu membuat kedudukan kedua tim imbang 1-1.

Arsenal patut berterimakasih pada legenda hidupnya, Thierry Henry. Pasalnya, penyerang Prancis ini berhasil mengkonversi umpan Andrei Arshavin menjadi sebuah gol di menit ke 90! Gol Henry ini membuat Arsenal menang 2-1 dan skor bertahan hingga laga usai.
09.58 | 0 komentar

Statistik Laga Bigmatch Manchester United vs Liverpool (EPL 201/2012)

Written By admin on Jumat, 10 Februari 2012 | 14.52

Statistik Laga Bigmatch Manchester United vs Liverpool (EPL 201/2012). Membandingkan angka statistik Manchester United dan Liverpool selalu menyenangkan. Mari kita lihat angka-angka mereka berikut ini, yang didasari data dari Opta.

MENCETAK GOL

Mancheter United lebih afdal dari Liverpool dalam urusan membobol gawang lawan. United (59 gol) mencetak 47% lebih banyak gol ketimbang The Reds. Padahal, Liverpool melepaskan tembakan dan mencatatkan shot on target lebih banyak ketimbang sang rival. Total usaha The Reds adalah 429 shot dengan 137 tepat ke sasaran. Bandingkan dengan United, yang melepaskan 396 tembakan dan 153 diantaranya on target.

STATISTIK TOP SCORER

Angka-angka tadi mempunyai korelasi dengan top scorer masing-masing klub, Wayne Rooney (15 gol) dan Craig Bellamy (6). Tak mengherankan apabila Rooney paling tajam di United. Ia mencatatkan tembakan (96), tembakan tepat sasaran (43), diblok (23), dan meleset (32) terbanyak dari demua pemain Setan Merah!

Luis Suarez wajar mendapatkan sorotan sebagai striker pembuang peluang. Sudah 83 tembakan Suarez lesakkan, tapi hanya 29 tepat kesasaran. Akurasi tembakkannya hanya 41% berbanding 61% milik Bellamy.

SUPLAI BOLA

Kubu Manchester United berulang kali dikritik perlu gelandang pemegang bola apik. Tapi, Michael Carrick membukukan angka fantastis 90% umpan akurat (890 dari 988 operan). United juga kehilangan Darren Fletcher dan Tom Cleverley yang masing-masing menorehkan 90% dan 86% umpan akurat.

Rata-rata pemain tim utama United menorehkan 80-90 persen operan akurat. Bandingkan dengan Liverpool, yang 66% (Andy Carroll) sampai 91% (Maxi Rodriguez). Rataan umpan sukses lebih rendah dari United.

STATISTIK BERTAHAN

Manchester United dan Liverpool merupakan tim dengan angka kebobolan paling sedikit ketiga dan kedua di liga. United kemasukan 24 gol dan Liverpool 21. Patrice Evra memenangi 146 duel memperebutkan bola di darat, terbanyak di liga. Bek asal Prancis juga memenangi tekel terbanyak dari semua pemain United (44).

Sementara ity, pemain bertahan terbaik di Liverpool adalah Martin Skrtel. Bek tengah ini 117 kali membuang bola secara keseluruhan, 43 diantaranya menggunakan kepala. Namun, Liverpool masih merindukan sosok Lucas Leiva yang menorehkan 52 tekel sukses dari 68 usaha, keduanya statistik tertinggi di klub. Sang pemain absen sejak November.

TAHUKAN ANDA?

Pemain dengan akurasi tertajam di Manchester United adalah Patrice Evra dengan 75% (3 dari 10 tembakan tepat sasaran). Jose Enrique boleh seorang bek tapi ia pemain Liverpool dengan usaha dribel sukses terbanyak.

Bagaimana prediksi laga bigmatch  ini, silahkan baca di: Prediksi Skor Pertandingan Manchester United vs Liverpool.
14.52 | 0 komentar

Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Untuk Kualifikasi Piala Asia 2012

timnas futsal indonesia 2012 Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Untuk Kualifikasi Piala Asia 2012FUTSAL – Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Untuk Kualifikasi Piala Asia 2012. Rangakaian uji coba di Iran, 1-5 Februari, benar-benar dimaksimalkan pelatih timnas futsal, Andri Irawan, untuk mengukur kemampuan skuadnya. Selepas dari Teheran. Andri telah mengantungi nama pemain yang dicoret dari pelatnas Kualifikasi Piala Asia 2012.

Kharismawan dan Gerry Fernandus harus keluar dari timnas karena penampilannya dinilai tak berkembang sepanajang try out di Teheran. Sebelumnya trio SEA Games 2011, Socrates Matulessy, Jailani Ladjanibi, dan Hairul Ohorella, menepi dari Tim Merah-Putih dengan alasan ingin konsentrasi di pekerjaannya.

Kini timnas hanya menyisakan 15 pemain, mayoritas di antara mereka pemain muka baru yang belum pernah merasakan atmosfer ajang internasional. Praktis, hanya Ade Lesmana, Deny Handoyo, Yos Adi yang terhitung berpengalaman karena secara reguler kerap menjadi bagian dari timnas tahun 2005-2011.

Andri tak merasa khawatir timnas banyak dihuni pemain minim jam terbang. Sejak awal Badan Futsal Nasional (BFN) memang mengedepankan kebijakan regenerasi,” kata Yerico Umbas, ketua BFN.

“Saya rasa skill individu pemain-pemain muda tidak kalah dengan para seniornya. Hanya persoalan jam terbang saja mereka perlu mendapat kesempatan untuk mematangkan diri,” ujar Andri.

Rangkaian uji coba di Iran dipandang Andri sangat berguna bagi skuad muda saat ini. Para pemain bisa memupuk kepercayaab diri kala menghadapi lawan-lawan tangguh di negara yang notabene penguasa futsal Asia.

Dalam tiga kali uji coba di sana, timnas menuai kekalahan. Namun, Andri melihat peningkatan permainan dari para punggawa timnas dari partai ke partai.

Saat menjajal Steek Azin FSC timnas kalah 2-7. Pada laga selanjutnya Randyas Samsul dkk. kalah 3-10. Pada duel penutup sesi try-out Tim Garuda takluk 1-4 melawan timnas futsal Iran U-23.

“Ketiga lawan yang kami hadapi di atas kertas kualitasnya lebih baik. Banyak hal berharga yang bisa dipetik saat kami menjajal kekuatan mereka,” papar Andri.

Yang paling utama tentu tekanan psikologis pertandingan buat para pemain. Mereka yang selama ini selalu menjajal tim lokal dengan kualitas di bawah, bisa merasakan bagaimana beratnya meladeni lawan-lawan yang teknik futsalnya di atas rata-rata.

Berikut susunan pemain Timnas Futsal Indonesia Untuk Kualifikasi Piala Asia 2012:

Kiper:

    Ade Lesmana (Electric PLN)
    Yos Adi (Pelindo II)
    Teguh Limas (Harimau Rawa)

Pemain:

    Afit Tamini (Electric PLN)
    Alfiansyah Nur (Pelindo II)
    Bambang Bayu (Electric PLN)
    Nur Ali (JICT)
    Deny Handoko (Sriwijaya United)
    Gustian Sukma (Pelindo II)
    Adriansyah Agustin (Futsal Kota Bandung)
    Jalinur Hafid (FKB) Samsul (Electric PLN)
    Caesar Oktavianus (Pelindo II)
    Randtyas Samsul (Sriwijaya United)
    Sandy Gempur (Sriwijaya United)
14.49 | 0 komentar

Messi Memiliki Indera Keenam

Analisis Kejeniusan Messi. Kemunculan Lionel Messi di sampul muka majalah TIME edisi terbaru sempat mengejutkan publik. Maklun, majalah bersirkulasi 3,3 juta dan memiliki readership mencapai 25 juta orang ini terkenal hampir tak pernah memasang sosok pesepak bola.

Situs Barcelona, klub yang dibela Messi, mengklaim bahwa bintang andalan mereka itu menjadi pesepak bola pertama di kover depan. Kenyataannya memang demikian jika acuannya tokoh tunggal. Tapi, di masa lalu pernah muncul wajah aktor lapangan hijau. Mulai timnas wanita AS sesaat setelah menjuarai Piala Dunia 1999, Didier Drogba, David Beckham, hingga Ahn Jung-hwan.

Hanya, di salah satu edisi 2010, Drogba dijejerkan bareng beberapa tokoh semisal Lady Gaga. Semnetara itu, Becks dan Ahn beredar hanya di Eropa dan Asia. Kasus Messi agak lain kaena menjadi sampul seluruh versi TIME kecuali AS.

Artinya, ada keistimewaan tersendiri di tubuh Messi sehingga layak dipilih. Logis beranggapan bahwa Argentino ini mungkin masuk lantaran baru menyabet trofi Ballon d’Or untuk kali ketiga beruntun, menyamai prestasi Zinedine Zidane dan Ronaldo (FIFA) dan Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten (Ballon d’Or).

Well, sekeras apa publik ingin menampik kepiawaian Messi dalam menggiring bola, membuka ruang, mengumpan, maupun mencetak gol, hattrick gelar individual tertinggi di Planet Bumi menegaskan bahwa Argentino mungil ini memang spesial.

“Pemain seperti Messi sangat baik dalam mengambil keputusan. Ia mempunyai kemampuan mengantisipasi yang membantunya memecahkan masalah rumit dengan sebaik mungkin,” begitu kata Norbert Hagemann, profesor asal University of Kassel, seperti dituturkan di situs resmi UEFA.

Dalam beberapa pekan ke belakang, Hagemann tengah melakukan analisis mendalam seputar inteligensia Messi. “Jika pemain sudah tahu apa yang akan terjadi, secara otomatis mereka akan dengan mudah mengarahkan tujuan dan atensi mereka,” lanjut Hagemann.

    Hagemann tak sendirian, Daniel Kahnemen, psikologis berdarah Israel-Amerika yang juga meraih Hadiah Nobel bidang Ekonomi pada 2002 itu, mengungkapkan bahwa Messi punya intuisi ahli untuk mengatasi masalah spesifik di lapangan hijau. “Analoginya mirip petugas pemadam kebakaran yang punya semacam indera keenam guna membaca bahwa gedung yang terbakar akan segera meledak,” papar Kahneman.

    Kata ekonom yang menelurkan teori cognitive biases dan behavioral economics ini lagi, pemain dengan skill biasa-biasa saja butuh eaktu untuk mempelajari struktur permainan lawan, pola pergerakan. Dari sini ia akan menyusun semacam database lalu mempelajarinya agar bisa menjadi pesepak bola yang lebih baik.

Messi di sisi lain tak butuh itu semua karena dianggap punya “indera keenam” dalam mengambil keputusan. Dalam waktu cuma sepersekian detik Messi bisa membaca rencana lawan sehingga bisa dengan mudah menggocek dan melewatinya sebelum menceploskan si kulit bundar.

Lewat layar televisi maupun saat hadir langsung di stadion, mungkin kita selama ini mengasumsikan bahwa daya magis yang dimiliki Messi adalah karena bentukan dari pola latihan. Hmm, selain ilmu yang diturunkan dari pelatih, secara ilmiah memang terbukti bahwa pergerakan fenomenal Messi diperoleh berkat “indera keenam” miliknya.
14.45 | 0 komentar

12 Dosa Capello Selama Menangani Timnas Inggris

12 Dosa Capello Selama Menangani Timnas Inggris. Fabio Capello memiliki reputasi luar biasa sebagai pelatih. Dia selalu sukses mempersembahkan gelar buat klub yang ditanganinya. Namun, sentuhan magis Capello seolah sirna setelah menangani timnas Inggris. Sejak ditangani Capello pada 2008, The Three Lions, julukan timnas Inggris, tetap tak mampu berbicara di event akbar. The Sun kemudian merilis daftar ”dosa” Capello sehingga sulit mengatrol prestasi Inggris. Tidak tanggungtanggung, pelatih dari Italia itu memiliki 12 kesalahan selama menangani Inggris.

Berikut 12 Dosa Capello Selama Menangani Timnas Inggris:
  1. Capello tidak bisa berbahasa Inggris dengan lancar. Tentu itu membuat komunikasinya dengan para pemain terhalang. Padahal, komunikasi dari pelatih merupakan salah satu hal penting bagi kesuksesan sebuah tim.
  2. Dia membawa Inggris ke Austria untuk menjalani pemusatan latihan plus dua pertandingan persahabatan sebelum bertolak ke Piala Dunia 2010. Padahal, jadwal kompetisi di Inggris sangat padat dan pemain masih kelelahan.
  3. Capello mengkritik FA secara terangterangan di sebuah stasiun televisi di Italia soal pencabutan ban kapten John Terry. Capello marah karena FA tidak menyertakan dirinya dalam rapat. Dia juga merasa bahwa FA telah melangkahi dirinya sebagai pelatih timnas Inggris
  4. Dia tidak membawa salah seorang gelandang bertahan terbaik Inggris Scott Parker ke Piala Dunia 2010. Capello justru membawa bek Ledley King yang belum sepenuhnya fit.
  5. Dia lebih memilih Robert Green dan David James ketimbang Joe Hart yang lebih muda sebagai kiper utama Inggris di Piala Dunia 2010. Belakangan, dia mengaku menyesali keputusannya tidak memainkan Hart yang kini menjadi kiper utama Manchester City.
  6. Capello bersikukuh menyatakan tidak bersalah setelah Inggris terpuruk di Piala Dunia 2010.
  7. Kekalahan memalukan 1-4 dari Jerman di Piala Dunia 2010 disebut-sebut sebagai akibat taktik Capello yang dianggap sudah kuno. Inggris kalah oleh Jerman yang hanya mengandalkan kecepatan dan serangan balik.
  8. Dia kembali menunjuk Terry sebagai kapten setelah skandal perselingkuhan dengan Vanessa Perroncel usai dan mencabut ban kapten dari Rio Ferdinand tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
  9. Capello memainkan Wayne Rooney ketika melawan Montenegro. Padahal, pada saat yang nyaris bersamaan, ayah Rooney baru saja ditahan karena kasus judi. Rooney akhirnya dikartu merah dan absen dalam dua laga awal Euro 2012.
  10. Dia membuat program Capello Index yang menebar kontroversi sebelum Piala Dunia 2010.
  11. Capello menyatakan bahwa perseteruan terbuka dengan Terry pada Piala Dunia 2010 disebabkan Terry mempertanyakan taktiknya.
  12.   Capello mengontrol terlalu ketat basecamp Inggris di Piala Dunia 2010 dengan melarang para kekasih dan istri pemain menemui para pemain.

14.41 | 0 komentar

Inilah Kandidat Calon Pengganti Fabio Capello Untuk Latih Timnas Inggris


fa inggris 300x300 Inilah Kandidat Calon Pengganti Fabio Capello Untuk Latih Timnas Inggris BERITA BOLA – Inilah Kandidat Calon Pengganti Fabio Capello Untuk Latih Timnas Inggris . Tanpa pelatih dan tanpa kapten. Itulah problem yang dihadapi timnas Inggris empat bulan menjelang bergulirnya Euro 2012. Problem itu muncul seiring dengan keputusan mengejutkan yang diambil Fabio Capello. Pelatih yang menangani The Three Lions –julukan timnas Inggris– sejak 2008 itu kemarin memutuskan untuk mundur sebelum jabatannya berakhir setelah Euro 2012.

Dengan mundurnya Capello, FA atau Asosiasi Sepak Bola Inggris harus bergerak cepat untuk mencari figur pengganti. Bahkan, karena persoalan ini dianggap sangat krusial, Perdana Menteri Inggris David Cameron sampai ikut bicara di media. Dia berharap agar Inggris segera mendapatkan pelatih sebelum Euro 2012 bergulir. ”Inggris butuh pelatih dan kapten segera. Saya harap, itu bisa dilakukan agar Inggris bersinar musim panas nanti,” kata Cameron kepada BBC.

Namun, Cameron tidak mau turut campur dalam urusan sepak bola. Sebab, dia percaya, FA bisa menyelesaikan segalanya. ”Hari ketika perdana men teri yang memilih pelatih timnas Inggris akan menjadi hari paling buruk dalam sepak bola,” sindirnya.

Sebetulnya tak sulit bagi FA untuk mencari pelatih yang sesuai dengan ekspektasi publik. Sebab, jauh-jauh hari publik memberikan kriteria pelatih yang layak untuk menangani The Three Lions. Berkaca pada kegagalan Sven-Goran Eriksson, serta kurang bersinarnya Inggris selama ditangani Capello, publik negeri Ratu Elizabeth itu meminta agar FA kembali mempekerjakan pelatih lokal.

Nah, di antara sederet pelatih lokal yang menangani klub-klub Inggris, prestasi Harry Redknapp paling menonjol. Redknapp mampu membawa Tottenham Hotspur menembus posisi tiga besar Premier League. Tottenham bahkan masih bisa bersaing dengan dua raksasa Manchester (Manchester City dan Manchester United) dalam perburuan gelar juara musim ini.

Memang, sepanjang karir kepelatihannya, trofi bergengsi yang pernah diraih Redknapp hanya Piala FA. Trofi itu direbut pada musim 2007–2008 ber sama Portsmouth. Namun, di klub yang dita ngani, dia selalu menorehkan prestasi yang melebihi ekspektasi.

Lihat saja kiprahnya bersama Tottenham dalam beberapa musim terakhir. ”Dia melakukan pekerjaan yang hebat bersama Tottenham dan juga ke pada semua tim yang ditanganinya. Dia sosok berpengalaman yang dibutuhkan tim,” kata Eriksson.

Persoalannya, Redknapp masih terikat kontrak dengan Tottenham. Tentu mereka tidak akan melepas Redknapp begitu saja ketika Spurs –julukan Tottenham– bersaing di papan atas Premier League. Manajemen Tottenham pun langsung bergerak untuk memproteksi manajernya.

Owner Tottenham Daniel Levy kemarin melakukan rapat tertutup dengan stafnya untuk mengambil langkah supaya Redknapp bertahan. ”Posisi kami jelas. Fans menginginkan, Harry bertahan. Para pemain dan staf pelatih juga. Begitu pula dewan klub. Kami semua menginginkan, dia bertahan,” kata Keuth Mills, direktur Tottenham, kepada Radio BBC.

Kalaupun harus melepas Redknapp, Tottenham meminta kompensasi yang pantas dari FA. Sebab, saat merekrut Redknapp dari Portsmouth, mereka membayar kompensasi 5 juta pounds atau setara Rp 70 miliar.

Namun, kubu Spurs akhirnya lega. Sebab, Redknapp kemarin membuat pernyataan bahwa di rinya berfokus pada Tottenham. ”Saya tidak tahu apa-apa tentang timnas Inggris. Saya bahkan tidak me mi kirkannya,” ungkap Redknapp.

Berikut Kandidat Calon Pengganti Fabio Capello Untuk Latih Timnas Inggris:

HARRY REDKNAPP (64 tahun) Tottenham Hotspur

    Plus: Asli Inggris dan lama menjadi kandidat. Mampu memoles tim medioker menjadi kekuatan yang diperhitungkan.
    Minus: Faktor kesehatan dan baru saja lepas dari tuduhan penggelapan pajak.

ALAN PARDEW (50 tahun) Newcastle United

    Plus: Asli Inggris dan dikenal memiliki taktik brilian.
    Minus: Jarang bersentuhan dengan pemain-pemain bintang karena hanya berkutat dengan tim kecil selama karirnya.

ROY HODGSON (64 tahun) WBA

    Plus: Asli Inggris dan sarat pengalaman.
    Minus: Cenderung otoriter sehingga membuat kiprahnya sebagai manajer ternoda dalam dua musim terakhir. Musim lalu dia dipecat Liverpool.

STUART PEARCE (49 tahun) Timnas Inggris U-21

    Plus: Masih muda dan asli Inggris. Kerap berhubungan dengan Fabio Capello karena dia adalah pelatih timnas Inggris U-21.
    Minus: Dianggap belum punya pengalaman menangani tim senior.

JOSE MOURINHO (49 tahun) Real Madrid

    Plus: Sarat prestasi dan mengenal dengan baik sepak bola Inggris. Terbiasa menangani tim sarat bintang.
    Minus: Bukan orang Inggris dan masih terikat kontrak dengan Real Madrid.
14.35 | 0 komentar
Terselubung Sport

Setelah sukses besar dalam membangun imej di blog unik dan misteri di www.terselubung.blogspot.com kini terselubung hadir dalam blog olahraga.
Kesuksesan besar membuat terselubung termotivasi untuk ekpansi.

Blog Archives