Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Messi Memiliki Indera Keenam

Written By admin on Jumat, 10 Februari 2012 | 14.45

Analisis Kejeniusan Messi. Kemunculan Lionel Messi di sampul muka majalah TIME edisi terbaru sempat mengejutkan publik. Maklun, majalah bersirkulasi 3,3 juta dan memiliki readership mencapai 25 juta orang ini terkenal hampir tak pernah memasang sosok pesepak bola.

Situs Barcelona, klub yang dibela Messi, mengklaim bahwa bintang andalan mereka itu menjadi pesepak bola pertama di kover depan. Kenyataannya memang demikian jika acuannya tokoh tunggal. Tapi, di masa lalu pernah muncul wajah aktor lapangan hijau. Mulai timnas wanita AS sesaat setelah menjuarai Piala Dunia 1999, Didier Drogba, David Beckham, hingga Ahn Jung-hwan.

Hanya, di salah satu edisi 2010, Drogba dijejerkan bareng beberapa tokoh semisal Lady Gaga. Semnetara itu, Becks dan Ahn beredar hanya di Eropa dan Asia. Kasus Messi agak lain kaena menjadi sampul seluruh versi TIME kecuali AS.

Artinya, ada keistimewaan tersendiri di tubuh Messi sehingga layak dipilih. Logis beranggapan bahwa Argentino ini mungkin masuk lantaran baru menyabet trofi Ballon d’Or untuk kali ketiga beruntun, menyamai prestasi Zinedine Zidane dan Ronaldo (FIFA) dan Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten (Ballon d’Or).

Well, sekeras apa publik ingin menampik kepiawaian Messi dalam menggiring bola, membuka ruang, mengumpan, maupun mencetak gol, hattrick gelar individual tertinggi di Planet Bumi menegaskan bahwa Argentino mungil ini memang spesial.

“Pemain seperti Messi sangat baik dalam mengambil keputusan. Ia mempunyai kemampuan mengantisipasi yang membantunya memecahkan masalah rumit dengan sebaik mungkin,” begitu kata Norbert Hagemann, profesor asal University of Kassel, seperti dituturkan di situs resmi UEFA.

Dalam beberapa pekan ke belakang, Hagemann tengah melakukan analisis mendalam seputar inteligensia Messi. “Jika pemain sudah tahu apa yang akan terjadi, secara otomatis mereka akan dengan mudah mengarahkan tujuan dan atensi mereka,” lanjut Hagemann.

    Hagemann tak sendirian, Daniel Kahnemen, psikologis berdarah Israel-Amerika yang juga meraih Hadiah Nobel bidang Ekonomi pada 2002 itu, mengungkapkan bahwa Messi punya intuisi ahli untuk mengatasi masalah spesifik di lapangan hijau. “Analoginya mirip petugas pemadam kebakaran yang punya semacam indera keenam guna membaca bahwa gedung yang terbakar akan segera meledak,” papar Kahneman.

    Kata ekonom yang menelurkan teori cognitive biases dan behavioral economics ini lagi, pemain dengan skill biasa-biasa saja butuh eaktu untuk mempelajari struktur permainan lawan, pola pergerakan. Dari sini ia akan menyusun semacam database lalu mempelajarinya agar bisa menjadi pesepak bola yang lebih baik.

Messi di sisi lain tak butuh itu semua karena dianggap punya “indera keenam” dalam mengambil keputusan. Dalam waktu cuma sepersekian detik Messi bisa membaca rencana lawan sehingga bisa dengan mudah menggocek dan melewatinya sebelum menceploskan si kulit bundar.

Lewat layar televisi maupun saat hadir langsung di stadion, mungkin kita selama ini mengasumsikan bahwa daya magis yang dimiliki Messi adalah karena bentukan dari pola latihan. Hmm, selain ilmu yang diturunkan dari pelatih, secara ilmiah memang terbukti bahwa pergerakan fenomenal Messi diperoleh berkat “indera keenam” miliknya.

0 komentar:

Posting Komentar