Tim nasional (timnas) U-21 hanya mampu bermain dengan skor kaca mata
saat beruji coba dengan Makassar United di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.
Namun hasil itu tetap dipandang bagus jelang uji coba keenam kontra
Jeonbuk Hyundai Motors FC U-21, Jumat (10/2).
Sejauh ini sudah lima uji coba yang dilalui Yosua Pahabol dkk. Dan dari
semua uji coba yang telah dijalani, tidak sekalipun timnas U-21 menalan
kekalahan. Uji coba pertama, timnas muda Merah Putih berhasil menekuk
timnas U-17 tiga gol tanpa balas.
Kemenangan demi kemenangan terus dikantongi timnas U-21. Setelah menang
dari timnas U-17, skuad asuhan Widodo C Putro berhasil menundukan
Jakarta FC, 1-0. Diujicoba ketiga dan keempatnya kontra Persikabo Bogor
U-21 dan tim gabungan Persikabo U-21 dan senior, berhasil diakhiri
dengan kemenangan, 2-0, dan 1-0.
Namun hasil positif diempat kemenangan uji coba sebelumnya, tidak
berlanjut diujicoba kelima. Timnas muda Merah Putih, dipaksa bermain
imbang dengan skor kaca mata sampai peluit akhir jalannya pertandingan
ditiupkan.
"Hasil hari ini bagus buat kami, karena saya melihat anak-anak sudah
menunjukan kemampuannya dalam memberikan tekanan kepada lawan. Ini jadi
bekal bagus saat nanti kami berujicoba dengan Jeonbuk," ungkap Widodo,
usai pertandingan di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, kemarin.
Tapi, walau ada sisi positif yang diutarakan Widodo, pelatih berusia 41
tahun juga menegaskan ada sisi negatif dari permainan timnya yang harus
segera diperbaiki. Masalah pencarian posisi yang tepat, masih jadi
kendala yang harus sesegera mungkin dicari solusinya.
"Tentu saja masih ada kekurangan. Dan saya melihat, pemain masih punya
kekurangan dalam hal possesion. Selain itu juga ada masalah dari segi
transisi dalam menyerang dan bertahan. Tapi kondisi itu terjadi karena
faktor lapangan juga yang tidak rata," papar Widodo.
Selain beberapa kekurangan di atas, Widodo juga menjelaskan jika formasi
4-3-3 yang selama ini jadi skema permainan timnas U-21 belum matang.
Tapi satu hal yang terus dijaga oleh pelatih yang juga mantan punggawa
timnas Indonesia era 1990 ini adalah, bagaimana caranya membuat skuad
asuhannya dalam kondisi yang kondusif.
"4-3-3 memang belum matang. Pemain-pemain inti pun sebenarnya sudah
semakin terlihat. Formasi tersebut memang harus dikembangkan lagi, tapi
saya terus berusaha agar tim ini terus mendapatkan suasana yang
kondusif. Karena itu juga jadi faktor yang sangat penting," jelasnya.
Setelah ini, Widodo kembali menjadwalkan tiga laga uji coba sebelum
terbang ke Brunei, 22 Februari mendatang. Tiga laga uji coba tersebut
akan dilewati kontra Jeonbuk U-21. Sedangkan dua calon lawan lainnya
masih diusahakan.
Timnas U-21 Tahan MU
Written By admin on Rabu, 08 Februari 2012 | 02.48
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar