
Sejak
awal bergulirnya gugatan Persipura terhadap PSSI di Pengadilan
Arbitrase Olahraga(CAS) kelihatannya pihak tergugat menganggap
remeh. Seolah-olah sidang gugatan ini tak terdaftar tapi ternyata jadwal
sidang keluar. CAS mengirimkan surat kepada PSSI untuk meminta
menunjuk segera pengacara yang akan mewakili PSSI paling lambat
Rabu(4/1).
PSSI kemudian
memberikan alasan kalau surat tersebut hilang dan baru menjawab surat
tersebut pada, Kamis(5/1) melalui Sekjend PSSI, Tri Goestoro. Bahkan
anehnya lagi PSSI mengaku tak menerima dokumen sepenting itu. Kini
kabar terbaru yang diterima MH Thamrin Sagala dari Djoko Driyono
sebagaimana diberitakan, Kamis(2/2), Persipura menangkan sidang gugatan CAS terhadap PSSI. Berita kemenangan seakan-akan menampar muka PSSI.
Lagi-lagi
PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) melalui Deputy
Sekretaris Jenderal Bidang Luar Negeri PSSI, Rudolf Yesayas
menyanggahnya dan mengatakan sampai saat ini, pihak PSSI belum menerima
surat putusan tersebut. Yesayas mengaku sudah mendapat informasi soal
keluarnya keputusan Persipura tetapi secara resmi belum mendapat
informasi dari CAS (Court of Arbitration for Sport)
Keputusan
CAS mengharuskan PSSI mengganti kerugian sebesar Rp 10 hingga Rp 11
miliar kepada Persipura. Bagi MH Thamrin uang bukan point utama tapi
kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi PSSI agar jangan
mengambil keputusan sewenang-wenang dalam menyelenggarakan sepakbola di
Indonesia.
Persipura
saat menjadi juara Liga Indonesia, 2005 pernah gagal ikut ke Liga
Champion Asia(LCA) hanya kesalahan Badan Liga Indonesia(BLI) terlambat
mendaftar ke AFC. Hal ini membuat AFC mencoret kedua wakil dari
Indonesia, Arema Malang yang berlaga di AFC dan Persipura di LCA.
Sekjend
PSSI waktu itu, Nugraha Besoes mengakui kesalahan ini dipihak
mereka.”Ini kesalahan PSSI sebagai organisasi,ini kesalahan PSSI
sebagai sebagai lembaga.”Saya memang harus lebih cermat lagi dalam
menangani berbagai hal,”tutur Besoes.
Beruntung
Persipura waktu itu tidak membawa kasus ini ke CAS, andaikata
Persipura membawa kasus terlambat mendaftar. So pasti PSSI kalah karena
terlambat atau sengaja terlambat mendaftar.
0 komentar:
Posting Komentar