Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

PSMS Medan dan PSAP Sigli Main Mata

Written By admin on Sabtu, 11 Februari 2012 | 22.56

PSMS Medan dan PSAP Sigli Main Mata untuk mengatur kemenangan.

Skuad PSMS Medan takluk dari PSAP dengan skor 1-2 di Stadion Kuta Asan, Sigli, Sabtu (11/2). Kekalahan Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, urung bisa menampik dugaan bahwa pertandingan ini memang diset untuk dimenangkan PSAP.
Seperti kabar yang beredar sebelum pertandingan ini, PSMS diprediksi pasti kalah dari PSAP. Ini diduga merupakan skenario kedua kubu untuk menang di home masing-masing. Putaran kedua nanti, PSAP juga akan kalah dari PSMS Medan di Stadion Teladan.
Asisten Pelatih PSMS, Roekinoy menyebutkan, skuadnya kehilangan konsentrasi saat unggul satu gol pada menit 60, kemudian dibalas lima menit berikutnya. “Kami akuinya sejak menit 60 hingga pertandingan usai permainan tidak lagi penuh konsentrasi. Dan, sangat terlihat setelah PSAP bisa menyamakan kedudukan,” ujarnya.
Dalam laga ini, meski striker PSMS, Osas Saha mencetak gol, sejatinya dia memiliki dua peluang emas lainnya, saat sudah berhadapan dengan kiper PSAP, namun gagal berbuah gol. “Beberapa peluang Saha yang gagal juga ikut menurunkan konsentrasi. Tapi, seluruh pertandingan berjalan baik dan kedua tim bermain fight,” ungkapnya.
Roekinoy membantah soal kekalahan karena kesepakatan kedua tim. “Tidak ada seperti itu, kami bermain fight. Begitu juga tuan rumah. Hasil hari ini merupakan hasil murni perjuangan kedua tim di lapangan,” tukasnya.
Sasa Secevic menambahkan, PSAP sebenarnya bukan terlalu kuat untuk dikalahkan. Namun, tim tuan rumah berhasil mencetak gol dari counter attack. “Sedih kami kalah di Sigli. Kami memang lengah di babak kedua. Pertandingannya tidak sulit hari ini, tapi tuan rumah berhasil mencetak dari serangan balik,” tambahnya.
Sasa menyebutkan, soal isu main mata yang disebut-sebut terjadi di partai itu ditampiknya. Sebagai pemain baru musim ini, dia menegaskan hal itu tak terjadi. “Saya tidak tahu soal itu (main mata). Saya seorang back, kalau memang ada yang seperti tiu, saya pasti tahu. Saya bisa katakan 100 persen itu tidak ada,” ungkapnya.
“Seluruh pemain sudah memberikan yang terbaik. Kami berharap bisa menang di dua home lagi setelah ini,” lanjut bek eks Persiwa itu.
Sementara itu, asisten pelatih PSAP Nofiar Rusli, cukup bersyukur atas hasil yang diperoleh. Dia menyebut, kemenangan timnya, karena babak kedua bisa bangkiy. “Babak pertama seperti terbebani kami mainnya. Tapi babak kedua sudah lepas dan berani tampil membuka serangan seluruh pemain,” jelasnya.
Dia juga bilang, masuknya Camara di babak kedua juga cukup memotivasi, dan Camara berhasil mencetyak gol kemenangan PSAP. ”Masuknya Camara dibabak kedua itu termasuk bagian dari strategi kita, dan mudah-mudahan hal itu terjawab,” jelasnya. Selepas pertandingan, PSMS langsung balik ke Medan dengan bus dan menempuh kurang lebih delapan jam sampai ke Medan. goal.com

0 komentar:

Posting Komentar